Rabu, 04 April 2012

“Manfaat Pepaya Bagi Tubuh”

Diposkan oleh Diela di 00.12

PENGESAHAN

Penelitian ini dengan judul Manfaat Pepaya Bagi Tubuh sudah dapat diterima sebagai salah satu persyaratan untuk menyelesaikan tugas akhir sekoleh di Madrasah Aliyah 1 Putri (MA 1 Pi) Annuqayah, dan sudah disahkan oleh pembimbing.


                Guluk-guluk,.................................2011

 Mengetahui dan Mengesahkan,


                       

Kepala MA 1 Annuqayah Putri                                              Kajur IPA





(……………………………………)                          (………………………………..)
 


SURAT PERNYATAAN



Dengan ini, saya:


            Nama               : Jadilah
            Kelas               : XII  

Menyatakan bahwa laporan yang berjudul: Manfaat Pepaya Bagi Tubuh, ini secara sah keseluruhan adalah hasil penelitian/karya saya sendiri, kecuali pada bagian-bagian yang dirujuk sumbernya.


                                                                        Guluk-guluk,...................................2011

                                                Saya yang Menyatakan,


Jadilah
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah swt. berkat rahman dan rahiemnya, kenikmatan berupa kesehatan, kesempatan, dan lainnya yang penulis rasakan amat tak terhingga. Terutama, dengan selesainya penyusunan laporan ini, merupakan sesuatu yang amat berharga. Shalawat beserta salam, semoga tetap mengalir kehadirat Nabi Muhammad saw. yang telah menjadi teladan baik kepada umat manusia.
Apapun yang telah penulis upayakan dalam bentuk laporan ini hanyalah bagian kecil dari pemikiran-pemikiran (karya) yang telah ditorehkan jutaan orang sebelumnya. Tetapi, penulis tetap optimis dan banyak harapan dengan tulisan ini akan menjadi sumbangsih atau solusi terhadap persoalan-persoalan dalam peristiwa lingkungan yang terjadi, terutama adalah semarak penggundulan hutan. Meskipun, sebab keterbatasan ilmu dan pengalaman yang penulis miliki, kekurangan dan kealpaan yang terdapat dalam laporan ini tidak dapat dihindari. Maka menjadi tanggung jawab orang yang lebih tahu untuk meluruskan dan memperbaikinya.
Terlalu besar dan amat berharga jasa orang-orang dalam penyelesaian laporan ini. Sebab itu, sepatutnya di lembar ini penulis menghaturkan rasa terimakasih yang tak terhingga dan apresiasi yang tinggi kepada sahabat-sahabat yang telah menemani, memberikan masukan, support dan do’a kepada penulis. Terimakasih ini, secara khusus, penulis persembahkan kepada:
1.    KH. Muhammad Muhsin Amir, Kepala MA 1 Pi. Pesan dan apresiasi dalam setiap kesempatan yang beliau sampaikan dan berikan menjadi obor dalam nyala semangat penulis. Meskipun ajunan tak begitu mengenal penulis dan mungkin sebentar lagi akan lupa, penulis akan tetap mengenal  ajunan sebagai orang yang bijak dan dan apresiatif.
2.    K. Naquib Hasan, Wali Kelas. Terimakasih pak atas dharmabaktimu kepada kita semua. Kita tidak akan bisa apa-apa tanpa kasih dan sayang Bapak kepada kami. Sekali lagi terimkasih yang tak terhingga.
3.    Ibu Bekti, pemegang materi IPA. Pengalaman berkarya tidak akan kami dapatkan kalau tidak diamanahi tugas peneletian ini. Bagi saya, tugas ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan tidak bisa saya lupakan. Terimakasih buk.
4.    Bapak dan Ibu. Terimakasih atas segalanya untuk sekarang dan seterusnya. Tak ada huruf dan kata yang mampu mewakili rasa terimakasih ini.

Semoga laporan ini berguna dan bermanfaat. Amin. Selamat membaca!      

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.....................................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN......................................................................................ii
PERNYATAAN...........................................................................................................iii
PENGANTAR..............................................................................................................iv
DAFTAR ISI................................................................................................................v
BAB I: PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah............................................................................1
B.     Tujuan Penelitian....………………………………………………………2
C.     Rumusan Masalah......................................................................................2
D.    Manfaat  Penelitian....................................................................................2
E.     Hipotesis…………………………………………………………………2
BAB II: KAJIAN PUSTAKA
A.    Pengertian Pepaya ……………………………………………………….3
B.     Manfaat Pepaya Bagi Tubu ……………………………………………..5
BAB III:
A.    Rencana Penelitian…………………...........................................................7
B.     Data dan Sumber Data…………………....................................................8
C.     Objek Penelitian ………………………………………………………….8
D.    Tehnik Analisis Data………………………...............................................8
BAB IV: PEMBAHASAN
A.    Tinjauan Pustaka ………………………..................................................10
B.     Klasifikasi Data………………………………………………………….11
C.     Analisis Data…………………………………………………………….12
D.    Hasil Penelitian …………………………………………………………13
BAB IV: PENUTUP
A.    Kesimpulan..............................................................................................15
B.     Saran-Saran..............................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA
 
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
Telah kita ketahui bersama bahwa, salah satu sifat dari produk pertanian adalah cepat punah; mudah rusak. salah satu buktinya adalah buah-buahan. Buah-buahan merupakan jenis hasil dari komoditi pertanian yang memiliki kadar atau kandung air yang tinggi untuk bisa tumbuh. Seperti buah Pepaya atau yang lebih dikenal dengan Carica papaya  yang berasal dari Miksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika selatan. Namun, satu hal yang menjadi kelebihan dari buah pepaya. Buah jenis ini tidak seperti buah-buah yang lain. Kalau buah-buah yang lain butuh air banyak, tetapi untuk buah ini, jenis pohonnya tidak banyak membutuhkan air, bisa tumbuh dimana saja. Di ladang, sawah, tanah bebatuan dlsb.
Lain daripada itu, buah pepaya juga tidak luput dari kelemahan. Buah jenis ini tidak tahan sampai berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Hal itu bisa kita lihat ketika pepaya sudah kekuning-kuningan atau sudah masak.
Pepaya merupakan tanaman buah berupa herba dari famili Caricaceae yang berasal dari Amerika Tengah dan Hindia Barat bahkan kawasan sekitar Mexsiko dan Coasta Rica. Tanaman pepaya banyak ditanam orang, baik di daeah tropis maupun sub tropis. di daerah-daerah basah dan kering atau di daerah-daerah dataran dan pegunungan (sampai 1000 m dpl). Buah pepaya bermanfaat merupakan buah meja bermutu dan bergizi yang tinggi.
B. Tujuan
            Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tentang manfaat pepaya bagi tubuh, baik untuk kesehatan maupun untuk manfaat yang lain, seperti pensuplai nutrisi/gizi terutama untuk vitamin A dan C. Karena di satu sisi, pepaya ternyata juga bermanfaat walaupun buah jenis cepat rusak. namun kebaikan tubuh, buah ini sangat bermanfaat. Ini salah satu alasan penulis untuk meneliti tentang manfaat pepaya untuk tubuh.
C.  Rumusan Masalah
            Dengan melihat latar belakang dan tujuan penelitian yang telah penulis uraikan di atas, maka perlu kiranya penulis merumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut:
1.      Apa manfaat pepaya untuk tubuh?
2.      Bagaimana untuk kesehatan?
3.      Apakah benar buah pepaya menjadi pensuplai nutrisi atau gizi?
D. Manfaat Penelitian
            Penelitian dilakukan untuk bisa mengetahui bagaimana manfaat pepaya bagi tubuh. Karena apa yang diamati oleh penulis, ternyata buah pepaya masih di pandang sebelah mata oleh banyak kalangan. Karena dianggap kalau buah jenis ini adalah buah yang cepat rusak dan tidak bermanfaat apa-apa.
E.  Hipotesis
Dari hasil pengamatan, wawancara, dan kajian pustaka yang penulis lakukan bahwa, ternyata buah pepaya manfaatnya luar biasa untuk tubuh. Di samping untuk pensuplai nutrizi, buah pepaya juga bermanfaat untuk kelancaran buang air besar.


BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A.    Pengertian Pepaya
Pepaa nama latinnya adalah Carica papaya. Masyarakat Australia menyebutnya Paw paw. Dan orang Indonesia mengenalnya dengan nama pepaya. Buah ini tersohor sebagai tanaman obat di berbagai belahan dunia. Khasiatnya bisa dipetik dari hampir seluruh bagian tanaman, namun buahnyalah yang paling sering digunakan karena mudah didapat dan lezat. Di samping itu, ada yang mengartikan bahwa pepaya adalah tanaman buah yang berua herba dan famili caricaceae yang berasal dari Amerika Tengah dan Hindia Barat.
Maka, dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa, pepaya merupakan buah yang memang bermanfaat. Seperti yang telah tertera di atas yaitu buah yang tersohor sebagai tanaman obat. Bagi Anda yang suka menyantap buah pepaya, ada baiknya mengetahui keistimewaan buah yang satu ini agar keyakinan Anda untuk mengonsumsinya kian bertambah. Seandainya Anda jarang memakan pepaya. Maka untuk Andalah artikel ini dibuat agar Anda tergerak untuk mencicipi dan menyukainya. Nah, inilah 10 hal penting tentang pepaya yang bisa membuat Anda ‘jatuh cinta’ padanya. Di antaranya adalah:
1.      Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin dan mineral. Malah kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.
2.      Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan memiliki kemampuan mempercepat proses pencernaan protein. Mencerna protein merupakan problem utama yang umumnya dihadapi banyak orang dalam pola makan sehari-hari. Tubuh mempunyai keterbatasan dalam mencerba protein yang disebabkan kurangnya pengeluaran asam hidroklorat di lambung.
3.      Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah. Tapi jumlah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri. Daya cerna terhadap protein ini mengingatkan kita untuk lebih cermat memilih makanan, Bahwa makanan yang mengandung protein tinggi belum tentu bisa bermanfaat bagi tubuh. Yang penting adalah mudah atau tidaknya protein itu diserap tubuh.
4.      Papain bisa memecah protein menjadi arginin. Senyawa arginin merupakan salah satu asam amino esensial yang dalam kondisi normal tidak bisa diproduksi tubuh dan biasa diperoleh melalui makanan seperti telur dan ragi. Namun bila enzim papain terlibat dalam proses pencerbaan protein, secara alami sebagian protein dapat diubah menjadi arginin. Proses pembentukan arginin dengan papain ini turut mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HSG), sebab arginin merupakan salah satu sarat wajib dalam pembentukan HGH. Nah, HGH inilah yang membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Informasi penting lain, uji laboratorium menunjukkan arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.
5.      Papain juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk berbagai senyawa asam amino yang bersifat autointoxicating atau otomatis menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan yang tidak sempurna. Tekanan darah tinggi, susah buang air besar, radang sendi, epilepsi dan kencing manis merupakan penyakit-penyakit yang muncul karena proses pencernaan makanan yang tidak sempurna. Papain tidak selalu dapat mencegahnya, namun setidaknya dapat meminimalkan efek negatif yang muncul. Yang jelas papain dapat membantu mewujudkan proses pencenaan makanan yang lebih baik.
6.      Papain berfungsi membantu pengaturan asam amino dan membantu mengeluarkan racun tubuh. Dengan cara ini sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan.
7.      Pepaya juga dapat mempercepat pencernaan karbohidrat dan lemak. Enzim papain mampu memecah serat-serat daging, sehingga daging lebih mudah dicerna. Tidak heran bila pepaya sering dijadikan bahan pengempuk daging, terutama untuk pembuatan sate atau masakan semur.
8.      Pepaya memiliki sifat antiseptik dan membantu mencegah perkembangbiakan bakteri yang merugikan di dalam usus. Pepaya membantu menormalkan pH usus sehingga keadaan flora usus pun menjadi normal.
9.      Papain terbentuk di seluruh bagian buah, baik kulit, daging buah, maupun bijinya. Jadi sebaiknya pepaya dimanfaatkan secara seutuhnya. Malah, bagi mereka yang mengalami masalah pencernaan, disarankan untuk mengonsumsi buah pepaya beserta bijinya.
10.  Buah yang masih mengkal atau separuh matang memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dari buah matang. Namun, wanita yang ingin memiliki anak atau sedang hamil dilarang mengonsumsinya, karena buah mentah dan mengkal mempunyai efek menggugurkan kandungan. Karena efek yang satu ini, di berbagai negara, seperti Papua Nugini dan Peru, pepaya digunakan sebagai alat kontrasepsi. Saran untuk wanita hamil, bila ingin mendapatkan khasiat pepaya, makanlah buah yang sudah matang saja.

B.     Manfaat Pepaya Bagi Tubuh
Apa sajakah manfaat daun pepaya? Mari kita simak apa saja sich yang merupakan manfaat dari buah pepaya untuk tubuh manusia. Di antaranya adalah:
1.      memperlancar feses
2. menstabilkan kondisi saluran pencernaan
3. membantu pembuangan lemak berlebih di dalam saluran pencernaan
4. mampu mengobati luka di wilayah lambung
5. anti kanker
6. mampu menormalkan suhu tubuh
7. menyembuhkan penyakit diare yang parah
8. meredakan panas dalam



BAB III
A.    Rencana Penelitian
1.      Tahap Perencanaan
Dalam tahap perencanaan ini penulis terlebih dahulu melakukan beberapa langkah, sebagaimana berikut:
1.      Menentukan topik yang akan dibahas dalam menentukan objek penelitian
2.      Mendiskusikan terhadap teman yang lebih berpengalaman dan mampu membimbing penulis utuk menyelesaikan penelitian ini
3.      Pengajuan topik kepada Ibu Bekti Utami selaku guru pembimbing dan sekaligus ketua jurusan program Ilmu Pengetahuan Alam Madrasah Aliyah 1 Annuqayah Puteri.
4.      Setelah disetujui, penulis menentukan judul dan mulai melaksanakan penelitian.
2.      Tahap Pelaksanaan
Dalam tahap pelaksanaan ini dalam rangka menyelesaikan tugas penelitian penerus melakukan beberapa kegiatan, sebagaimana berikut:
1.      Melakukan observasi interview terhadap objek penelitian
2.      Melakukan eksperimen guna mendapatkn data yag kuat dan akurat terhadap buah pepaya.
3.      Mengumpulkan data hasil eksperimen yang sudah penulis lakukan
4.      Melakukan kajian terhadap sumber-sumber referensi yang telah kami dapatkan.
3.      Observasi dan kajian pustaka
Dalam penelitian ini, penulis melakukan observasi dan kajian terhadap pustaka. Hal ini kami lakukan untuk mendapatkan data.
B.     Data dan sumber data
Dalam hal ini penulis mendapatkan data dari hasil referensi buku dan juga dari hasil tinjaun internet.
C.     Objek Penelitian
Objek penelitian kami adalah buah pepaya. Karena seperti yang telah saya sebutkan di atas bahwa buah pepaya mempunyai manfaat yang luar biasa bagi tubuh. Makanya, objek penelitian kami untuk pepaya.
D.    Tehnik Pengumpulan Data
Dalam hal ini, tehnik yang kami lakukan untuk mengumpulkan data adalah:
1.      Referensi dari buku
2.      Tinjauan internet
3.      Wawancara
4.      Observasi sebanyak 2 kali
1. Sumber Data
            Dalam penulisan data skripsi ini, penulis membutuhkan data sebagai berikut.
   1.1 Data Primer
Data primer penelitian ini adalah buku-buku yang berkaitan langsung dengan pembahasan pepaya.
   1.2 Data Sekunder
Data sekunder penulisan penelitian ini adalah data-data yang diperoleh  dari buku-buku ilmiah, unduhan internet, majalah, maupun media harian yang mendukung data-data primer.
2. Teknik Pengumpulan Data
            Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kajian kepustakaan (library reseach), yaitu dengan memperbanyak mempelajari dan menganalisa bahan-bahan pustaka, majalah, serta hasil unduhan internet yang relevan dengan judul penelitian ini. Selain itu, kami juga melakukan observasi langsung untuk mengetahui seberapa besar manfaat yang ada di pepaya.
3. Teknik Analisis Data
Dalam metodologi penelitian, ada empat langkah yang dapat diambil dalam analisis data, yaitu dengan cara interpretasi, upaya membuat jelas dan membuat sesuatu memiliki makna sesuatu objek studi  (hermeneutik),  menceritakan secara faktual maupun historis (narasi), mangaplikasikan nama atau deskripsi frase atau istilah pada suatu objek atau tindakan (metafora), dan dengan cara representasi  terhadap aspek-aspek penting dari suatu teori atau gagasan (semiotik).
Sehubungan dengan penelitian ini, maka penulis memilih cara terakhir yakni semiotik sebagai teknik analisis data. Dalam teknik semiotik ini, ada beberapa bentuk dalam menganalisa, yakni analisis pembicaraan, analisis wacana, dan analisis konten sebagai bentuk analisis yang penulis pilih pada penelitian ini.
Setelah data berhasil dihimpun dan dianalisa, maka dibutuhkan cara menuangkan tulisan yang sistematis dan logis. Maka logika yang diambil oleh penulis adalah tekhnik deskriptif-deduktif:
  1. Teknik Deskriptif, yaitu metode analisis yang menggambarkan keadaan atau status fenomena dengan tujuan untuk mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan keadaan sesuatu
  2. Teknik Deduktif, yaitu metode analisis yang membangun penalaran atas data-data yang bersifat umum untuk memperoleh kesimpulan yang bersifat partikuler.

BAB IV
PEMBAHASAN
\
A.    Tinjauan Pustaka
Pepaya kaya akan vitamin C dan merupakan sumber antioksidan yang baik. Kandungan serat di dalamnya juga halus, sehingga baik dikonsumsi oleh kalangan balita sampai usia lanjut. Pohon pepaya aslinya berasal dari Meksiko Selatan. Tingginya dapat mencapai ±10 meter dan buahnya dapat dinikmati kapan saja. Tanaman pepaya kini telah meluas, khususnya di negara tropis.
Dalam pengobatan tradisional Cina, pepaya dikenal dapat mengatasi gangguan pencernaan. Buah yang tak mengenal musim ini dapat menghilangkan cacing usus. Pepaya masak dapat digunakan untuk penyembuhan disentri, rematik dan yang bermasalah dengan produksi lendir.
Yayasan Kanker Internasional pada tahun 1997 melaporkan tentang manfaat vitamin C dan karoten, yang banyak terdapat dalam pepaya, untuk membantu mencegah kanker. Muncul anjuran diet makanan yang mengandung vitamin C dan karotenoid untuk mencegah kanker paru-paru. Cara ini juga kemungkinan dapat melawan kanker kolon, pankreas, kandung kemih dan payudara, serta mengurangi radikal bebas yang merupakan pencetus kanker.
Rokok merupakan ikatan oksidan yang dapat dilawan dengan antioksidan. Untuk perokok sebaiknya tingkatkan konsumsi vitamin C untuk menyamai kadar vitamin C bagi yang bukan perokok. Vitamin C sangat esensial untuk pembentukan sperma. Kekurangan vitamin C pada lelaki akan dapat menghambat dalam memperoleh keturunan. Perbaikan untuk hal ini memerlukan waktu satu bulan dengan meningkatkan konsumsi vitamin C sebanyak 500 miligram. Kualitas dan kuantitas sperma serta aktivitasnya dapat ditingkatkan dengan menambah konsumsi vitamin C.
Vitamin C juga dapat mengurangi risiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Para peneliti percaya bahwa vitamin C juga dapat menghambat penuaan dengan memperbarui sel darah putih. Pepaya sangat tepat diberikan kepada kaum lanjut usia karena mudah dinikmati dan dicerna. Perlu diperhatikan agar jangan mencampur pepaya untuk masakan jeli dan agar-agar telur karena enzim papain yang ada dalam pepaya akan merusak protein dan agar-agar telur. (cy)
B.     Klasifikasi Data
Dalam tahap ini penulis akan menklasifikan data dari hasil penelitian ini tentang manfaat buah, ternyata bisa diklasifikasikan sebagai  berikut:
  • Buah masak yang populer sebagai “buah meja”, selain untuk pencuci mulut juga sebagai pensuplai nutrisi/gizi terutama vitamin A dan C. Buah pepaya masak yang mudah rusak perlu diolah dijadikan makanan seperti sari pepaya, dodol pepaya. Dalam industri makanan buah pepaya sering dijadikan bahan baku pembuatan (pencampur) saus tomat yakni untuk penambah cita rasa, warna dan kadar vitamin.
  • Dalam industri makanan, akarnya dapat digunakan sebagai obat penyembuh sakit ginjal dan kandung kencing.
  • Daunnya sebagai obat penyembuh penyakit malaria, kejang perut dan sakit panas. Bahkan daun mudanya enak dilalap dan untuk menambah nafsu makan, serta dapat menyembuhkan penyakit beri-beri dan untuk menyusun ransum ayam.
  • Batang buah muda dan daunnya mengandung getah putih yang berisikan enzim pemecah protein yang disebut “papaine” sehingga dapat melunakan daging untuk bahan kosmetik dan digunakan pada industri minuman (penjernih), industri farmasi dan textil.
  • Bunga pepaya yang berwarna putih dapat dirangkai dan digunakan sebagai “bunga kalung” pengganti bunga melati atau sering dibuat urap. Batangnya dapat dijadikan pencampur makanan ternak melalui proses pengirisan dan pengeringan.
C.    Analisis Data
Dalam tahap ini penulis akan menganalisis beberapa data dari hasil pengklasifikasian yang sudah penulis buat sebelumnya bahwa:
  1. Obat pencernaan
Enzim pengurai protein papaya, dapat membantu pencernaan dalam tubuh. Selain membantu pengeluaran dalam saluran usus dan pancreas, papaya juga mengurangi getah lambung dan mengurai protein serta pati. Sehingga setelah mengkonsumsi buah ini, system pencernaan tubuh akan semakin baik.
  1. Antibodi
Pepaya mengandung karoten dan vitamin C. dengan dua zat tersebut, pepaya berkemampuan sebagai antioksidan dalam tubuh. Selain itu, pepaya dapat memperbaiki jaringan dan menetralisir racun yang masuk. Sehingga dapat mencegah dan mengobati beberapa virus akut seperti pneumonia atau radang paru-paru.
  1. Obat Luka Bakar
Bila kita terkena luka baker, pepaya solusinya. Getah buah pepaya dapat mampu membunuh bakteri dalam luka bakar. Sehingga, kandungan zat asam atau nitrogen akibat perkembangbiakan bakteri terhambat. Jadi, dapat mempercepat proses pemulihan luka yang kita alami.
  1. Mengencangkan Payudara
Pepaya di percaya oleh nenek moyang kita sejak dulu sebagai buah yang dapat mengencangkan payudara. Enzim di dalam buah pepaya dapat membantu pertumbuhan payudara sehingga lebih kencang dan kenyal. Pepaya juga diperkaya dengan hormone pengencang serta vitamin A yang merangsang pengeluaran hormon wanita dan merangsang indung telur mengeluarkan hormone betina. Dari hormone tersebut kelenjar susu akan lancer dan bentuk payudara semakin ideal.
  1. Pelangsing Tubuh
Tidak hanya itu, pepaya punya khasiat menguruskan tubuh. Dengan rajin mengkonsumsi pepaya muda dapat menghasilkan enzim dua kali lipat dari pepaya matang. Nah, enzim tersebut berperan sebagai pengurai lemak dalam tubuh kita. Enzim itu juga mengurai protein lebih baik serta melenyapkan daging berlebih.
  1. Awet Muda
Kadar vitamin C dalam pepaya adalah 48 kali lipatnya buah apel!!. Pepaya juga aktif sebagai detoksifikasi sehingga dapat menyegarkan kulit dari dalam. Pepaya juga dapat mendorong proses metabolisme kulit. Pepaya juga baik melumerkan lapisan kulit dan zat tanduk penuaan yang timbul dipori-pori sehingga kulit lebih kencang dan cerah. So, mulai sekarang rajin-rajin deh masker buah pepaya atau facial pepaya. (sumber : whatzups.com)
D.    Hasil penelitian
Melihat dari hasil penelitian yang kami lakukan dengan uraian manfaat di atas dapat disimpulkan bahwa buah pepaya sangat bermanfaat untuk tubuh.


BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
            Pepaya yang biasa kita jumpai dalam racikan rujak manis ternyata juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh kita, jadi memang buah yang tersebar di seluruh Daerah di Indonesia ini selain nikmat untuk dimakan, ternyata banyak kandungannya yang dapat membuat tubuh kita jadi lebih sehat. Dari itu, dapat disimpulkan bahwa buah pepaya angat bermanfaat untuk tubuh dan kesehatan kita. Berikut beberapa manfaat buah pepaya untuk kesehatan tubuh kita :
  • Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin dan mineral. Malah kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.
  • Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan memiliki kemampuan mempercepat proses pencernaan protein. Mencerna protein merupakan problem utama yang umumnya dihadapi banyak orang dalam pola makan sehari-hari. Tubuh mempunyai keterbatasan dalam mencerba protein yang disebabkan kurangnya pengeluaran asam hidroklorat di lambung.
  • Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah. Tapi julah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri. Daya cerna terhadap protein ini mengingatkan kita untuk lebih cermat memilih makanan, Bahwa makanan yang mengandung protein tinggi belum tenti bisa bermanfaat bagi tubuh. Yang penting adalah mudah atau tidaknya protein itu diserap tubuh.
  • Papain bisa memecah protein menjadi arginin. Senyawa arginin merupakan salah satu asam amino esensial yang dalam kondisi normal tidak bisa diproduksi tubuh dan biasa diperoleh melalui makanan seperti telur dan ragi. Namun bila enzim papain terlibat dalam proses pencerbaan protein, secara alami sebagian protein dapat diubah menjadi arginin. Proses pembentukan arginin dengan papain ini turut mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HSG), sebab arginin merupakan salah satu sarat wajib dalam pembentukan HGH. Nah, HGH inilah yang membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Informasi penting lain, uji laboratorium menunjukkan arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara.
  • Papain juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk berbagai senyawa asam amino yang bersifat autointoxicating atau otomatis menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan yang tidak sempurna. Tekanan darah tinggi, susah buang air besar, radang sendi, epilepsi dan kencing manis merupakan penyakit-penyakit yang muncul karena proses pencernaan makanan yang tidak sempurna. Papain tidak selalu dapat mencegahnya, namun setidaknya dapat meminimalkan efek negatif yang muncul. Yang jelas papain dapat membantu mewujudkan proses pencenaan makanan yang lebih baik.
  • Papain berfungsi membantu pengaturan asam amino dan membantu mengeluarkan racun tubuh. Dengan cara ini sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan.
  • Pepaya juga dapat mempercepat pencernaan karbohidrat dan lemak. Enzim papain mampu memecah serat-serat daging, sehingga daging lebih mudah dicerna. Tidak heran bila pepaya sering dijadikan bahan pengempuk daging, terutama untuk pembuatan sate atau masakan semur.
  • Pepaya memiliki sifat antiseptik dan membantu mencegah perkembangbiakan bakteri yang merugikan di dalam usus. Pepaya membantu menormalkan pH usus sehingga keadaan flora usus pun menjadi normal.
  • Papain terbentuk di seluruh bagian buah, baik kulit, daging buah, maupun bijinya. Jadi sebaiknya pepaya dimanfaatkan secara seutuhnya. Malah, bagi mereka yang mengalami masalah pencernaan, disarankan untuk mengonsumsi buah pepaya beserta bijinya.
  • Buah yang masih mengkal atau separuh matang memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dari buah matang. Namun wanita yang ingin memiliki anak atau sedang hamil dilarang mengonsumsinya, karena buah mentah dan mengkal mempunyai efek menggugurkan kandungan. Karena efek yang satu ini, di berbagai negara, seperti Papua Nugini dan Peru, pepaya digunakan sebagai alat kontrasepsi. Saran untuk wanita hamil, bila ingin mendapatkan khasiat pepaya, makanlah buah yang sudah matang saja.
Saran
            Sekehendaknya, masyarakat tidak memandang sebelah mata kepada buah pepaya. Karena buah itu manfaatnya luar biasa untuk tubuh, utamanya bagi kesehatan.





0 komentar:

Poskan Komentar

 

Diela Obeng Template by Ohthemes Blogger Template | Free Backlink